Menu

Mode Gelap
Patroli Maung Koramil 13/Cisoka Tingkatkan Keamanan Malam Hari Pangdam Jaya Buka Bazar Murah, Salurkan Bingkisan Ramadhan untuk Prajurit dan Warakawuri TNI AD Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Bekasi, Dandim 0509: Bukti Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat Koramil 08/Duren Sawit Gelar Patroli/Siskamling Keliling Bersama Warga, Perkuat Keamanan dan Antisipasi Tawuran Remaja Respon Cepat dan Transparan, Kapolsek Parung Panjang Raih Penghargaan Pererat Sinergi, BRI Kanca Pandeglang Gelar Silaturahmi dengan Kepala Rutan Pandeglang

Mitra TNI & Polri

Upaya Polisi Ungkap Dugaan Perampasan di Stasiun KCIC Jakarta Timur

badge-check


Upaya Polisi Ungkap Dugaan Perampasan di Stasiun KCIC Jakarta Timur Perbesar


Jakarta, Kilas Negeri – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi terkait laporan dugaan tindak pidana perampasan yang terjadi di area parkir timur Stasiun Kereta Cepat KCIC, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (12/6/2025) sore.

Langkah ini dilakukan menindaklanjuti informasi masyarakat terkait sebuah video yang sempat viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan adanya keributan antara sekelompok orang yang diduga debt collector dengan pemilik kendaraan di area parkir stasiun.

Penyelidikan di lapangan dipimpin langsung oleh IPDA S. Frengky Manurung, SH bersama anggota Satreskrim. Mereka mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang merupakan petugas parkir dan keamanan di lingkungan KCIC.

“Benar, ada keributan antara pemilik kendaraan dan sekelompok debt collector yang hendak mengambil paksa mobil di area parkir,” ungkap IPDA Frengky berdasarkan keterangan saksi-saksi.

Diketahui bahwa peristiwa bermula saat sekitar delapan orang debt collector hendak mengambil paksa mobil Toyota Avanza Veloz B 1607 SFR milik seorang anggota Polri bernama Julio. Pemilik mobil saat itu ditemani oleh Yuliana Pratiwi, yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut.

Keributan sempat menarik perhatian petugas parkir dan sekuriti KCIC, yang kemudian meminta agar persoalan tidak diselesaikan di dalam area stasiun. Perselisihan akhirnya dapat diredam setelah korban memberikan sejumlah uang kepada pihak debt collector, dan mobil tidak jadi dibawa.

Namun, berdasarkan fakta di lapangan, korban memilih tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke pihak kepolisian karena telah diselesaikan secara kekeluargaan. Mobil juga direncanakan akan diserahkan langsung ke pihak leasing.

Meski demikian, pihak Polres Metro Jakarta Timur tetap menindaklanjuti kasus ini dengan rencana penyelidikan lebih lanjut terhadap kelompok debt collector yang terlibat.

“Kami tetap akan menyelidiki keberadaan dan legalitas kelompok debt collector tersebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum,” tegas IPDA Frengky.

Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa, sekaligus menjaga ketertiban umum di kawasan strategis seperti stasiun kereta cepat. Polisi juga mengimbau masyarakat agar melapor bila mengalami atau mengetahui praktik perampasan berkedok penarikan kendaraan.

Loading


Baca Lainnya

Patroli Maung Koramil 13/Cisoka Tingkatkan Keamanan Malam Hari

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Pangdam Jaya Buka Bazar Murah, Salurkan Bingkisan Ramadhan untuk Prajurit dan Warakawuri

9 Maret 2026 - 19:26 WIB

TNI AD Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Bekasi, Dandim 0509: Bukti Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

9 Maret 2026 - 19:22 WIB

Koramil 08/Duren Sawit Gelar Patroli/Siskamling Keliling Bersama Warga, Perkuat Keamanan dan Antisipasi Tawuran Remaja

9 Maret 2026 - 19:19 WIB

Kodim 0502/Jakarta Utara Bekali Personel Kemampuan Operasikan Water Tank Bersama Damkar

9 Maret 2026 - 09:53 WIB

Trending di Mitra TNI & Polri