Menu

Mode Gelap
Ditjen Badilum Lakukan Penguatan Mental dan Spiritual Pegawai Melalui Pengajian Peran Strategis Kesekretariatan: Menopang Tegaknya Keadilan dari Balik Layar Awal Tahun yang Menguras Energi Pramono Tingkatkan Kemampuan dan Ketangkasan Prajurit, Kodim 0507/Bekasi Gelar Latihan Pencak Silat Militer Kesbangpol Terima SK MIO PD Jakarta Utara, Pers Didorong Jaga Demokrasi dan Stabilitas Intensifkan Keamanan Wilayah Koramil 11/Pasar Kemis Patroli Malam

Mitra Ormas & LSM

Bagian dari Pemuda Muhammadiyah, KOKAM Dorong Polri Cegah Kejahatan di Kalangan Generasi Muda

badge-check


Bagian dari Pemuda Muhammadiyah, KOKAM Dorong Polri Cegah Kejahatan di Kalangan Generasi Muda Perbesar


Jakarta, Kilas Negeri – Kinerja Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk dari KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) yang merupakan bagian dari Pemuda Muhammadiyah, organisasi kepemudaan di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan oleh Yasser Atmanegara, Sekretaris Wilayah KOKAM PWPM DKI Jakarta, yang menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap tugas Polri sebagai institusi penegak hukum dan penjaga keamanan masyarakat.

“Mendukung penuh kiprah Polri dalam mewujudkan situasi yang aman dan tertib di tengah masyarakat, sekaligus mendorong upaya pencegahan kejahatan di kalangan generasi muda,” ungkap Yasser.

Ia menilai, Polri telah menunjukkan kinerja positif dalam menekan potensi kejahatan dan konflik sosial, khususnya yang berpotensi melibatkan kalangan pemuda.

“Generasi muda harus dijauhkan dari pengaruh buruk seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga paham radikal. Dalam hal ini, pendekatan yang humanis dan edukatif harus lebih diutamakan,” tambahnya.

Menurutnya, upaya represif terhadap pemuda bukan satu-satunya jalan. Justru pola pendekatan yang lebih persuasif akan berdampak jangka panjang dan membangun kesadaran kolektif.

“Pembinaan, pelatihan, dan pelibatan aktif pemuda dalam kegiatan sosial maupun kemanusiaan merupakan strategi yang perlu terus diperkuat,” jelas Yasser.

Pihaknya menyatakan bahwa KOKAM PWPM DKI membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Polri, dalam mendorong peran pemuda yang produktif dan berdaya.

“Kolaborasi dengan Polri dalam bentuk pelatihan kedisiplinan, literasi hukum, sosialisasi bahaya narkoba dan radikalisme, hingga keterlibatan dalam pengamanan kegiatan sosial keagamaan hingga respon bencana dan aksi kemanusiaan dapat menjadi bentuk sinergi konkret,” katanya.

Selain itu, Yasser menegaskan bahwa kiprah KOKAM juga terarah pada tiga fokus utama yang dikenal sebagai Trilogi Kokam. Pertama, KOKAM dan urusan kebencanaan, di mana anggota KOKAM siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana alam maupun bencana sosial. “Respon cepat, koordinasi dengan pihak berwenang, dan kemampuan teknis anggota KOKAM adalah kunci dalam meminimalkan dampak bencana,” ujarnya.

Kedua, KOKAM dan urusan kemanusiaan, yang diwujudkan melalui berbagai aksi sosial seperti distribusi bantuan, layanan kesehatan gratis, hingga dukungan moral bagi masyarakat terdampak krisis. Menurutnya, nilai kemanusiaan menjadi landasan moral yang selalu menggerakkan KOKAM untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.

Ketiga, KOKAM dan urusan ekologi, yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup, penghijauan, dan kampanye kesadaran publik terkait pentingnya menjaga alam. “Kami percaya bahwa lingkungan yang lestari adalah modal utama bagi kelangsungan hidup generasi mendatang, sehingga peran pemuda dalam menjaga ekologi sangatlah vital,” pungkasnya.

Yasser berharap Polri tetap konsisten menggandeng organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam menciptakan ketahanan sosial di tingkat akar rumput.

“Karena pemuda yang dibina dengan baik akan menjadi kekuatan yang menjaga masyarakat, bukan menjadi ancaman bagi keamanan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya ruang dialog, kolaborasi lintas sektoral, dan semangat keadilan restoratif sebagai pendekatan strategis membina generasi muda.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang memuliakan peran pemudanya. Maka Polri dan pemuda, khususnya melalui KOKAM Pemuda Muhammadiyah, harus menjadi mitra strategis yang saling memperkuat untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keutuhan NKRI,” tutup Yasser.

Loading


Baca Lainnya

GPIB Gandeng SMPN 167, Edukasi Pencegahan Kekerasan dan Bullying di Sekolah

14 Januari 2026 - 09:16 WIB

GPIB DPW DKI Jakarta Berkolaborasi dengan SDN 16 Klender Gelar Penyuluhan Anti-Bullying

8 Januari 2026 - 08:57 WIB

Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DPW DKI Jakarta Berkolaborasi dengan SMAN 11 Jakarta Gelar Penyuluhan Anti-Bullying dan Pencegahan Radikalisme di Era Digital

7 Januari 2026 - 13:44 WIB

GPIB SELENGGARAKAN ACARA DONOR DARAH, AJAK MASYARAKAT BERKONTRIBUSI UNTUK SESAMA

6 Januari 2026 - 11:05 WIB

Novi Nurwanto : Alangkah Baiknya Perayaan Malam Tahun Baru Diisi Dengan Acara Doa Bersama

30 Desember 2025 - 19:58 WIB

Trending di Mitra Ormas & LSM