Menu

Mode Gelap
Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas Gelar Patroli/Siskamling Keliling Jaga Keamanan Wilayah Pasar Rebo Patroli Koramil 03/Legok Tegakkan Keamanan Wilayah Legok Wujud Peran Aktif Babinsa Di Wilayah Binaan, Hadiri Musrenbang Danramil Rajeg Hadiri Pembukaan SPPG Mekarsari 3 Ditjen Badilum Lakukan Penguatan Mental dan Spiritual Pegawai Melalui Pengajian Peran Strategis Kesekretariatan: Menopang Tegaknya Keadilan dari Balik Layar

Mitra TNI & Polri

Polisi Pastikan Aktivitas Pasar Induk Beras Cipinang Tetap Normal di Tengah Isu Beras Oplosan

badge-check


Polisi Pastikan Aktivitas Pasar Induk Beras Cipinang Tetap Normal di Tengah Isu Beras Oplosan Perbesar


Jakarta, Kilas Negeri – Menyikapi maraknya pemberitaan viral yang menyebutkan bahwa pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) takut berjualan akibat isu beras oplosan, jajaran Polsek Pulogadung melakukan penelusuran langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kegiatan monitoring dan pengumpulan informasi dilakukan oleh Kanit Intelkam Polsek Pulogadung, IPTU Heri Santoso, bersama Panit Opsnal, AIPTU Suharto, pada Senin, 11 Agustus 2025.

Dari hasil pemantauan langsung, terpantau bahwa aktivitas jual beli di area pasar induk masih berjalan seperti biasa. Lalu lintas truk pengangkut beras yang keluar masuk pasar juga menunjukkan bahwa suplai dan distribusi masih berlangsung normal.

Para pedagang tetap membuka toko dan melakukan transaksi, meski memang terdapat penurunan jumlah penjualan sejak munculnya isu beras oplosan.

Pedagang beras dari UD Sinar Jaya, Ko Ayong, menjelaskan bahwa meskipun ada penurunan penjualan sejak awal Juli, aktivitas perdagangan tetap berlangsung.

Sebelumnya ia bisa menjual hingga 30–40 ton beras per hari, namun kini hanya sekitar 20 ton. Hal serupa juga disampaikan oleh H. Zulkifli, Ketua Koperasi Pasar Induk Cipinang, yang menyebut bahwa pasokan sempat menurun hingga hanya 500 ton, padahal biasanya bisa mencapai 2.500–3.000 ton per hari.

Dari sisi manajemen pasar, Kepala Pasar Induk, Bapak Rian, memastikan bahwa suplai dan distribusi beras di PIBC masih berjalan normal. Setiap harinya, jumlah beras yang masuk sekitar 2.000 ton dan keluar hampir 1.800 ton, sehingga masih tergolong stabil.

Para pedagang menyatakan kekhawatirannya bukan karena ingin berhenti berdagang, melainkan karena belum adanya kejelasan dari pihak berwenang terkait definisi dan batasan “beras oplosan” yang dimaksud dalam pemberitaan dan penindakan sebelumnya.

Mereka berharap adanya kejelasan agar tidak timbul keresahan yang bisa berdampak pada kelangsungan ekonomi para pelaku usaha.

Kapolsek Pulogadung Kompol Suroto, menegaskan bahwa informasi yang menyebut aktivitas pasar lumpuh tidak benar. Pihaknya sudah melakukan pengecekan secara menyeluruh dan memastikan bahwa pasar masih beroperasi dengan baik.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh berita-berita viral yang belum tentu sesuai fakta di lapangan. Polsek Pulogadung akan terus memantau dan menjaga stabilitas keamanan serta aktivitas ekonomi di wilayahnya,” ujar Kompol Suroto.

Polri terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama di pusat-pusat ekonomi seperti pasar induk.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Loading


Baca Lainnya

Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas Gelar Patroli/Siskamling Keliling Jaga Keamanan Wilayah Pasar Rebo

15 Januari 2026 - 16:41 WIB

Patroli Koramil 03/Legok Tegakkan Keamanan Wilayah Legok

15 Januari 2026 - 14:23 WIB

Wujud Peran Aktif Babinsa Di Wilayah Binaan, Hadiri Musrenbang

15 Januari 2026 - 14:08 WIB

Danramil Rajeg Hadiri Pembukaan SPPG Mekarsari 3

15 Januari 2026 - 14:04 WIB

Tingkatkan Kemampuan dan Ketangkasan Prajurit, Kodim 0507/Bekasi Gelar Latihan Pencak Silat Militer

15 Januari 2026 - 08:03 WIB

Trending di Mitra TNI & Polri