Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Kodim 0505/JT dan Komduk Gelar Patroli Keliling di Makasar, Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman Babinsa Koramil 11/Pasar Kemis Gelar Patroli Malam Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif Koramil Panongan Kawal Ketat Penyaluran Bantuan Tunai Kesra Kemensos di Desa Ranca Iyuh Karang Taruna Rancagong Resmi Dilantik, Babinsa Tekankan Kolaborasi Pemuda Perayaan Hari Ciliwung 2025: Indofood dan GCB Perkuat Aksi Revitalisasi Ciliwung Apel Cipkon di Kelurahan Halim PK, Polsek Makasar Ajak Warga Dukung Program Asta Cita dan Jaga Lingkungan Kondusif

Headline

JARGON JAGA JAKARTA+ DAN WARGA JAGA WARGA, EX NAPITER NEGARA ISLAM INDONESIA (NII) : ”JAGA JAKARTA JADI KEHARUSAN SELURUH WARGA JAKARTA DAN SEKITARNYA DEMI KENYAMANAN DAN KEAMANAN KITA SEMUA

badge-check


JARGON JAGA JAKARTA+ DAN WARGA JAGA WARGA, EX NAPITER NEGARA ISLAM INDONESIA (NII) : ”JAGA JAKARTA JADI KEHARUSAN SELURUH WARGA JAKARTA DAN SEKITARNYA DEMI KENYAMANAN DAN KEAMANAN KITA SEMUA Perbesar


Kilas Negeri – Jargon Jaga Jakarta+ yang diprakarsai oleh Pemerintah Daerah DKJ Jakarta serta Kepolisian Daerah Metro Jaya merupakan jargon agar warga Jakarta serta sekitarnya lebih awas serta saling menjaga diri, sesama warga serta lingkungan dari kelompok yang menyebabkan situasi yang sangat tidak kondusif di lingkungan warga Jakarta

Jargon Jaga Jakarta+ serta Warga Jaga Warga merupakan buntuk dari kerusuhan pada akhir Agustus yang menyebabkan situasi di Kota Jakarta meenjadi tidak kondusif serta menghidupkan Kembali kelompok – kelompok anarkis yang memang memiliki niat buruk untuk membuat kondisi yang semakin mencekam di lingkungan Jakarta.

Tokoh Ex-Napiter yan merupakan mantan Bupati Negara Islam Indonesia (NII) di Tangerang Selatan mengatakan bahwa jargon Jaga Jakarta+ dan Warga Jaga Warga tersebut merupakan Langkah baik untuk menumbuhkan kesadaran dalam tubuh masyarakat betapa pentingnya rasa aman serta nyaman didalam bermasyarakat sehingga masyarakat sendiri akan saling menjaga sesame masyarakat dan terhindar dari provokasi serta situasi yan dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

Memang jika kita ketahui bahwa pada akhir bulan Agustus kemarin terjadi kerusuhan di beberapa titik di Jakarta serta kota – kota lainnya yang membuat situasi didalam kota Jakarta menjadi mencekam, sehingga dinaikan nya jargon “Jaga Jakarta” dan “Warga Jaga Warga” yang dapat menumbuhkan rasa saling menjaga diantara masyarakat.

Loading


Baca Lainnya

ISMAHI Sesalkan Tuduhan yang Tidak Berdasar Terhadap Hakim MK Asrul Sani Soal Ijazah Palsu

19 November 2025 - 21:10 WIB

MUNAS PTWI: Bangkit di Era Digital, Dorong Pemasaran Global Transportasi Wisata

19 November 2025 - 20:39 WIB

DPD Gelar Green Democracy Fun Walk, Fahira Idris: Keadilan Sosial Inti Demokrasi

9 November 2025 - 11:26 WIB

Anggota smsi ferdiyanto raih dorprize sepeda listrik dalam acara media gathring DPRD kota Tangerang di bandung

6 November 2025 - 12:03 WIB

Kalapas Muara Enim Gelar Doa Dan Yasinan Bersama

9 Agustus 2025 - 03:25 WIB

Trending di Headline