Menu

Mode Gelap
Intensifkan Keamanan Wilayah Koramil 11/Pasar Kemis Patroli Malam Sinergi TNI–Polri dan Warga, Patroli/Siskamling Keliling Ciptakan Matraman Aman dan Kondusif Komitmen Transparansi dan Integritas, Lanal Bengkulu Selenggarakan Penandatanganan Pakta Integritas Caba-Cata PK TNI AL TA. 2026 Sinergi Jaga Malam, Koramil 04/Jatiasih Gelar Patroli dan Siskamling Gabungan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Personel Kodim 0501/JP Laksanakan Cuti Tahunan, Tetap Siap Jaga Kondusifitas Wilayah Jakarta Pusat Babinsa Koramil 14/Panongan Ajak Pemuda Siapkan Masa Depan Bangsa Melalui Komsos

Mitra Pemerintahan

Cegah Inbreeding, Menhut Dorong Kolaborasi Antar Lembaga Konservasi

badge-check


Cegah Inbreeding, Menhut Dorong Kolaborasi Antar Lembaga Konservasi Perbesar


Jakarta, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendorong penguatan mekanisme pertukaran satwa antar Lembaga Konservasi (LK) sebagai upaya mencegah inbreeding dan meningkatkan keberlanjutan populasi satwa.

Hal tersebut disampaikan Menhut saat menerima Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, serta Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan dan tim di Jakarta, Senin (5/1).

“Satwa di lembaga konservasi adalah barang milik negara yang harus dikelola bersama untuk kepentingan keberlanjutan dan peningkatan populasi,” ujar Raja Antoni.

Menhut menekankan pentingnya pembangunan database nasional satwa yang terintegrasi di seluruh LK. Database ini akan memuat jumlah individu dan kebutuhan masing-masing lembaga, sehingga pertukaran satwa dapat dilakukan secara terencana melalui mekanisme antar lembaga terlebih dahulu.

“Dengan data yang terintegrasi, kita bisa tahu lembaga mana yang surplus dan mana yang membutuhkan fresh blood,” jelasnya.

Menurut Menhut, pengaturan jumlah individu di setiap LK harus dilakukan secara cermat dengan mengedepankan kesejahteraan satwa. Ia menegaskan bahwa setiap pertukaran maupun pelepasliaran harus melalui kajian ilmiah, termasuk analisis DNA dan kelayakan sebelum rilis.

“Animal welfare tetap menjadi prioritas. Setiap rilis atau pertukaran harus berbasis kajian ilmiah dan genetik yang ketat,” tegas Raja Antoni.

Menhut berharap penguatan kolaborasi antar LK dapat memperkuat peran konservasi ex situ yang selaras dengan upaya pelestarian in situ.

Jakarta, 5 Januari 2026

Penanggung jawab Berita:

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi

Loading


Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menkeu: Selaraskan Tiga Mesin Pertumbuhan untuk Ekonomi Berkelanjutan

14 Januari 2026 - 04:37 WIB

Kementerian Luar Negeri Pantau Kondisi WNI di Iran

13 Januari 2026 - 23:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Bakal jadi Sentra Perputaran Ekonomi Desa

13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Rotasi Kepemimpinan di Kementerian Ekraf, Langkah Strategis Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik

13 Januari 2026 - 03:40 WIB

Ketua Umum PB Muaythai Indonesia AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

13 Januari 2026 - 03:37 WIB

Trending di Mitra Pemerintahan